Kisah penuh hikmah
السلام عليكم ورحمه الله وبركاته
بسم الله الرحمن الرحيم
WANITA BUTA YAHUDI YANG MASUK ISLAM
Dikisahkan
Ada seorang wanita buta yang setiap hari kerjaannya mencaci maki Nabi Muhammad Saw, ia tinggal disebuah ujung gang kota Madinah. Nabi Muhammad Saw melihat wanita ini dalam keadaan buta, akan tetapi ternyata Nabi Muhammad sangat memperhatikan wanita ini. Setiap saat Nabi Muhammad Saw lewat dan sudah menjadi pekerjaan rutin Nabi Muhammad yang kerjanya mengurus ummat, ternyata masih mengurusi perempuan buta yang agamanya Yahudi yang kerjaannya setiap hari mencaci maki Nabi Muhammad Saw.
Setiap hari Nabi lewat dan mendatangi wanita tersebut, kemudian didepan mata Nabi Muhammad Saw wanita ini mencaci maki Rasulullah Saw.
" Muhammad sang pendusta, perusak, pendusta ".
Akan tetapi Nabi dengan tenangnya diulas, dilembutkan makanan lalu disuapkan kepada wanita tersebut.
Hal tersebut berlangsung berhari-hari, berbulan-bulan hingga bertahun-tahun.
Dalam waktu yang lama, tiba-tiba setelah Rasulullah Saw meninggal dunia, Sayyidina Abu Bakar Ash-Shiddiq yang pernah menyaksikan ini semua ingin melanjutkan apa yang dilakukan oleh Nabi ini.
Sehingga Sayyidina Abu Bakar setiap hari menjalankan tugas Rasulullah Saw setelah Rasulullah Saw wafat.
Sayyidina Abu Bakar membawakan makanan dan disuapkan kepada wanita tersebut.
Wanita ini berkata,
" ini siapa ? ".
" Aku, yang biasa menyuapimu ".
" Oh bukan, bukan. Yang biasanya menyuapiku adalah dengan cara yang sangat lembut ".
Setelah bertanya demikian, dengan kebiasaannya kembali mencaci,
" Awas lo ya kamu dengan Muhammad, disini ada orang yang paling jahat yang namanya Muhammad, hati-hati ! Awas kamu dengan Muhammad, awas kamu dengan Muhammad ".
Sambil disuapi lagi, dilepeh dibuang dengan mulutnya hingga terkena wajah Sayyidina Abu Bakar .
" Jangan suapi aku dengan cara ini. Itu orang yang biasa menyuapiku ada dimana ? ".
Dijawab oleh Sayyidina Abu Bakar,
" Mohon maaf, aku memang bukan orang yang kemarin. Aku orang lain ".
" Orang yang kemarin kemana ? "
" Orang yang kemarin sudah meninggal dunia ".
" Oh, meninggal dunia. Tapi dia tidak ikut Muhammad kan ? "
" Dia adalah Muhammad ".
" Oh, dia Muhammad ? "
" Iya, dia adalah Muhammad yang kau caci ".
" Oh Muhammad, jadi dia Muhammad ? Oh, aku telah salah, aku telah salah duga. Bagaimana aku meminta maaf kepada Muhammad ?"
" Ucapan kalimah syahadat, Asyhaduallailahailallah Waasyhaduanna Muhammadarrasulullah ".
Spontan wanita itu mengucapkan,
" Asyhaduallailahailallah Waasyhaduanna Muhammadarrasulullah ".
Wanita itu seketika mengucapkan syahadat, dan setiap saat ketika menyebut nama Nabi Muhammad, menangis.
Inilah wanita yang didalam dirinya ada iman, mulanya membenci Nabi Muhammad setelah kenal Nabi Muhammad jadi cinta.
Jahat kepada Nabi Muhammad disaat menjadi Yahudi, akan tetapi setelah kenal Nabi Muhammad beriman ia, jadi menghargai Nabi Muhammad Saw.
Tidak menyebut Nabi Muhammad kecuali dibarengi dengan derai air mata karena cinta kepada Rasulullah Saw.
Lalu bagaimana dengan kita ?
Kita yang mengaku umat Nabi Muhammad Saw, mengaku mengenal Rasulullah Saw.
Adakah terlihat Rasulullah dalam setiap langkah hidup kita ?
Adakah tangis kerinduan saat diperdengarkan nama Nabi Muhammad Saw ?
اللهم صل على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه وسلم
Semoga kita termasuk dalam golongan umat yang kelak mendapat syafaat Nabi Muhammad Saw
امين
والله اعلم
Comments
Post a Comment