Sepenggal sejarah Ahlussunah waljama'ah
بسم الله الرحمن الرحيم
Disaat berjayanya fitnah aqidah Mu'tazilah( aqidah yang menggunakan hukun akal ), banyak penyelewengan aqidah, ada 2 kutub ekstrim aqidah yang muncul, yaitu:
- Qadariyah
- Jabariah
Imam Abul Hasan Al-Asy'ari mengembalikan aqidah umat kepada aqidah yang benar.
Aqidah Imam Abul Hasan Al-Asy'ari dikenal dengan: Aqidah Al-Asy'ariah.
Selain Imam Abul Hasan Al-Asy'ari juga ada ulama besar lain yang juga beraqidah yang benar , diantara:
- Abu Mansur Mathuridi, yang dikenal dengan Aqidah Mathurudiah.
- Abu Ja'far At-Tahawi, yang dikenal dengan Aqidah At-Tahawiah.
Aqidah Ahlussunah Waljama'ah yang sesungguhnya adalah: yang beraqidah Asy'ariah.
Yang dikenal dengan sifat 20nya, ciri khas manhaj ini dengan bab ayat-ayat Allah SWT yang mutasyabihat, dengan ciri: takwil- mentakwil.
Takwil adalah: memberi makna yang lain yang tidak bertentangan dengan Al-Qur'an dan hadist.
Diakhir zaman banyak penyesatan aqidah, dengan munculnya:
- Kaum mujassimah
- Kaum musyabbihah
Kaum yang menyatakan: Allah SWT berjisim, dan menyatakan Allah SWT duduk diatas 'Arasy.
Identitas Islam yang benar
1. Islam
2. Ahlussunah Waljama'ah
3. Dalam Aqidah mengikuti:
- Imam Abul Hasan Al-Asy'ari
- Imam Abu Mansur Mathuridi
4. Dalam fiqih mengikuti salah satu imam empat: -
- Imam Syafi'i
- Imam Maliki
- Imam Hambali
- Imam Hanafi
5. Dalam Tasawuf/aklak mengikuti:
- Imam Abu Hamid Al-Ghazali
- Imam Juned Al-Baghdadi
Di Indonesia disepakati;
* Imam aqidah: Imam Abul Hasan Al-Asy'ari
* Imam fiqih: Imam Syafi'i
* Imam tasawuf/aklak: Imam Abul Hamid Al-Ghazali & Imam Juned Al-Baghdadi.
Wallahu a'lam bish shawab..
Comments
Post a Comment