Makna salafi dalam keimanan

بسم الله الرحمن الرحيم

Salafi


Di dalam istilah bahasa dikenal :
- Salaf : orang terdahulu.
- Qalaf : orang yang berikut.

Segala kebaikan itu jikalau kita mengikuti salafuna sholeh.
Dan sejelek-jelek segala sesuatu itu mengada-ngada, menghadirkan bid'ah, mengikuti bid'ahnya orang Qalaf.

Diisyaratkan oleh nabi:
'' Sebaik-baiknya generasi adalah: generasiku bersama para sahabat, kemudian generasi setelah sahabat (tabi'in), kemudian generasi setelahnya (tabi'it tabi'in yaitu: generasi imam 4 mazhab). ''

Generasi tabi'it tabi'in adalah: akhir generasi yang disanjung oleh Allah SWT melalui lidah Rasulullah Saw.

Setelah generasi tabi'it tabi'in banyak timbul perpecahan (perselisihan).
 Di generasi tabi'it tabi'in juga muncul: ulama-ulama yang telah merangkum kaidah-kaidah sekalian membuat rambu-rambu bagaimana kembali kepada Allah SWT dan rasul-Nya.

Rambu-rambu dalam fiqih namanya: Usul Fiqih yaitu: kaidah-kaidah bagaimana seorang hamba kembali kepada salaf, kepada Allah SWT dan rasul-Nya, dan kepada salafuna sholeh.

Untuk menjadi salafi: maka ikutilah salaf.

Untuk mengikuti salaf adalah: mengikuti salafuna sholeh (manhaj), mengikuti apa cara mereka memahami Al-Qur'an dan hadist nabi.

Jika ingin menjadi salafi: syaratnya harus kembali kepada para immah ( 4 mazhab) dalam memahami hukum-hukum.

Bid'ah

Definisi bid'ah ada 2:
- Bid'ah loghawiyah(bahasa)
- Bid'ah syar'iyah (beragama)

1. Bid'ah menurut bahasa: sesuatu yang baharu.
2. Definisi bid'ah menurut Imam As-Syathibi dalam kitabnya Al-I'tisham
- Cara beragama/urusan-urusan agama yang dibuat-buat untuk menandingi dengan apa yang ada di dalam syariat (agama) dimaksudkan dengan mengada-ngada ini adalah: berlebih-lebihan dalam beribadah kepada Allah SWT.
( Menganggap syariat kurang).
- Cara beragama/urusan-urusan agama yang dibuat-buat yang menyerupai apa yang ada di dalam syariat (agama) dimaksudkan untuk melakukan demikian adalah: maksudnya sama  , yang dimaksudkan ya ibadah yang ada dalam syariat ( agama) tidak bermaksud dilebih-lebihkan.
( Tidak menganggap syariat kurang, hanya ingin berbuat saja).

Menurut ulama-ulama bid'ah itu: untuk masalah agama.

Bid'ah ialah: cara beragama yang dibuat-buat yang tidak ada dalil & hadist.




Wallahu a'lam bish shawab..

Comments

Popular posts from this blog

Hukum akal dalam keimanan

Kisah penuh hikmah

Mengenal sifat-sifat Allah SWT dalam Aqidah Ahlussunah wal jama'ah