Kisah laparnya Rasulullah Saw
بسم الله الرحمن الرحيم
°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°
Sayyidina Umar bin Khattab disaat beliau mengingat kisah bersama Rasulullah dalam kelaparan.
Pernah kisahnya Rasulullah Saw berada dalam masjid, tidak lama kemudian Sayyidina Abu bakar dan Sayyidina Umar juga datang ke masjid.
Rasulullah bertanya, " Ya Aba Bakar ya Umar, apa yang menyebabkan engkau datang ke tempat ini, tidak biasanya jam segini engkau kesini ? ".
Sayyidina Abu bakar menjawab, " Ya Rasulullah, kami lapar kami tidak makan , makanya kami ke masjid. "
Sayyidina Umar pun juga demikian. Pergi ke masjid untuk berdoa, beribadah, biar aman. Ternyata Rasulullah juga demikian didalam masjid, beliau juga sambil memegang perut beliau dalam keadaan lapar karena sudah beberapa hari tidak makan, 2 hari 3 hari itu biasa tidak makan. Padahal kalau beliau minta gunung Uhud jadi emas bisa, akan tetapi Nabi tidak seperti itu. Dan Nabi dijadikan oleh Allah SWT orang yang sesaat lapar dan sesaat kenyang. Nabi minta kenyang terus bisa, akan tetapi Nabi menjadikan contoh untuk semuanya. Sehingga disaat kenyang, Nabi pernah merasa cukup dalam urusan makanan, maka Nabi menumpanginya dengan syukur. Akan tetapi Nabi juga pernah diuji dengan kelaparan, maka Nabi menumpanginya dengan sabar. Karena Nabi adalah contoh sempurna untuk siapapun.
Nabi saat itu kelaparan juga , kemudian disaat mendengar pengaduan Sayyidina Abu bakar dan Sayyidina Umar lapar, Nabi baru mengajak keluar. Disaat beliau sendiri yang lapar bertahan, akan tetapi disaat melihat sahabat yang kelaparan , kemudian Nabi keluar lalu berjalan mampir kepada beberapa sahabat beliau dan akhirnya ditempat tersebutlah Nabi Muhammad mendapatkan hidangan untuk makan. Sayyidina Umar bin Khattab didalam perjalanan lapar bersama Rasulullah merasakan keindahan. Sampai setelah Sayyidina Umar menjadi Khalifah beliau itu tidak mau makan makanan enak karena apa, takut kalau nanti makan makanan yang enak, takut nanti tidak bersanding dengan Rasulullah Saw. Bahkan Sayyidina Umar paling indah disaat merasakan lapar, " kenapa kok begitu wahai Umar, kenapa disaat lapar engkau tersenyum senang ? " .
" Karena disaat aku lapar, aku teringat bahwa aku pernah lapar bersama Rasulullah Saw ".
Lihai, kenangan indah. Disaat lapar yang diingat Nabi Muhammad Saw. Jadi bukan disaat kenyang, disaat lapar, karena waktu itu Nabi menyambut rasa laparnya Sayyidina Umar bin Khattab, jadi dirasakan itu sebagai keindahan.
ماشاءالله
اللهم صل على سيدنا محمد
Comments
Post a Comment