Kisah sahabat Nabi Muhammad Saw

بسم الله الرحمن الرحيم

🍂🍁 Kisah Ukasyah sahabat Rasulullah Saw🍁🍂
•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••

Suatu ketika saat Nabi Muhammad Saw sakit, beliau keluar dari rumah dipandu oleh Sayyidina Ali dan Sayyidina Fazal bin Abbas. Rasulullah datang ke masjid yang saat itu Sayyidina Abu bakar jadi imam. Kemudian Nabi Muhammad datang Sayyidina Abu bakar mundur kebelakang. Setelah melakukan sholat Nabi Muhammad berdiri dan berkotbah. Setelah berkhotbah bercerita tentang banyak hal Nabi Muhammad dan berkata, " seorang hamba dipilihkan oleh Tuhannya, seorang hamba disuruh memilih antara 2 hal, didunia  abadi didunia atau disurga bersama bertemu dengan Allah. Pilihannya didunia atau bertemu dengan Allah. Maka hamba yang ngerti akan memilih Allah ".
Ini isyarat akan kepergian Rasulullah Saw.
Rasulullah memberikan kabar kepada sahabat, " Aku disuruh memilih 2 hal antara di dunia atau memilih Allah SWT. Dan hamba tersebut memilih Allah ".

Saat itu para sahabat Nabi belum ada yang paham. Sayyidina Abu bakar Ash-Shiddiq menangis saat mendengar berita itu. Sayyidina Umar menangis, Sayyidina Abu bakar menangis dikiri kanan Sayyidina Abu bakar ikut menangis, hingga setelah itu semua ikut menangis. Sadar bahwasanya itu khotbah terakhirnya Rasulullah Saw, Rasulullah akan dipanggil oleh Allah SWT. Setelah itu Rasulullah melanjutkan khotbahnya dan berkata, " siapapun diantara kalian yang pernah aku sakiti atau aku ambil haknya ataupun aku zalimi, kalau ingin mengambil khisas, menuntut , sekarang saatnya sebelum aku menghadap Allah SWT. Aku tidak ingin menghadap Allah dengan kezholiman. Siapapun yang pernah aku sakiti sekaranglah waktunya untuk menuntut ". Setelah itu terdiam Rasulullah Saw.
Rupanya sahabat Nabi tidak ada yang menjawab satu patah katapun.
Rasulullah ingin melanjutkan ceramah beliau, disaat Rasulullah ingin melanjutkan ceramah beliau, dibelakang ada yang berdiri, " Ya Rasulullah, aku yang akan mengambil khisasmu ya Rasulullah. Aku yang akan Menuntut ya Rasulullah ".
Para sahabat Nabi yang semula menangis terhenti tangisnya mendengar suara tersebut. Siapa gerangan, mungkin orang munafik yang ingin kurang ajar dengan Rasulullah, mungkin orang munafik yang mau jail dengan Rasulullah. Kemudian Nabi Muhammad berkata, " Maju, majulah engkau ".
Mendekatlah orang tersebut. Orang tersebut mendekat dan para sahabat Nabi semua mengenalnya dan Rasulullah ternyata juga mengenal orang ini. Orang ini adalah orang cerdas yang saat ditanya oleh Rasulullah, " Engkau minta apa ? ".
Ia menjawab, " Ya Rasulullah, do'akan aku agar aku mati tidak pakai hisab langsung masuk surga ".
Dan itulah Ukasyah. Sayyidina Ukasyah adalah sahabat yang dido'akan Nabi Muhammad ahli surga tanpa hisab, dan dia yang akan menuntut Rasulullah.
Dia berkata, " Aku akan tuntut ya Rasulullah ". Kemudian mendekatlah Ukasyah.
Sayyidina Ali yang berada di kanan Nabi Sayyidina Fazal bin Abbas yang ada di kiri Nabi tidak terima, " Ya Rasulullah, biar aku yang tanggung apa yang ia lakukan untukmu aku tak rela. Biar aku yang disakiti ya Rasulullah jangan engkau ya Rasulullah ".
Nabi Muhammad menjawab, " Tidak, ini urusanku dengan dia, ini urusanku dengan Ukasyah. Ukasyah, apa yang kau tuntut atasku wahai Ukasyah ? ".
Ukasyah berkata, " Ya Rasulullah, engkau masih ingat waktu diperang Badar. Saat engkau meluruskan barisan perang, engkau telah memukulku dengan tongkatmu, ketahuilah pinggang ku sakit sekali ya Rasulullah. Dan sampai hari ini masih kurasakan sakitnya, aku akan balas atasmu ya Rasulullah ".
Nabi Muhammad berkata, " Baik ya Ukasyah, pukulah jika ingin membalas ".
Ukasyah menjawab, " Ya Rasulullah, waktu engkau memukulku aku tidak memakai baju, sekarang engkau pakai baju. Buka bajumu ya Rasulullah ".
Akhirnya dibukalah baju Rasulullah Saw.
" Ya Rasulullah, engkau dulu memukulku dengan tongkat, aku tidak punya tongkat ".
Diambil dan diberikan tongkat Rasulullah, " pukulah aku dengan tongkatku ".
Akhirnya Ukasyah memegang tongkatnya.
Lihat, Ukasyah memegang tongkat tersebut dan digoyang-goyangkan tongkat tersebut, sekali dua kali digoyangkan tongkat tersebut, dan ternyata setelah itu tongkat dibuang dan dipeluklah perut Rasulullah Saw. Dipeluklah perut Rasulullah, Rasulullah pun berkata, " Ukasyah, apa yang kau lakukan ini ? ".
Sayyidina Ukasyah menjawab, " Ya Rasulullah, ya Rasulullah, aku merasa bahwasanya ini adalah akhir-akhir kehidupanmu ya Rasulullah. Sungguh ya Rasulullah aku ingin menyentuhkan kulitmu disaat engkau masih hidup ya Rasulullah ".
Kecerdasan orang yang mencintai Rasulullah Saw.

ما شاء الله
اللهم صل على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه وسلم

Comments

Popular posts from this blog

Hukum akal dalam keimanan

Kisah penuh hikmah

Mengenal sifat-sifat Allah SWT dalam Aqidah Ahlussunah wal jama'ah